Salah Satu Sektor Yang Berpotensi Besar Meningkat di Masa Pandemi Covid-19

Kondisi pandemi pasti telah berdampak kepada sejumlah startup, terutama yang bergerak di bidang travel. Namun masih ada beberapa startup yang bisa bertahan di era new normal ini. Bidang yang dipredeksi akan besar adalah startup pada sektor finansial.

“Prospeknya sangat besar di industri finansial. Saat ini, Gojek dan Grab juga sudah mengarah ke industri finansial. Contohnya, mereka sudah memberikan pinjaman ke restoran yang menjadi mitra,” tutur Head of Research Business Trimegah Securities Sebastian Tobing.

Berbekal data yang dimiliki oleh Grab dan Gojek mereka mampu mengetahui mitra mana saja yang mengalami penjualan dengan baik. Karenanya, apabila ada mitra yang mengajukan pinjaman, kedua startup itu sudah memiliki data yang valid.

Di sisi lain, pandemi Covid-19 membuat para investor semakin rajin untuk menyuntik dana ke startup atau perusahaan rintisan. Akan tetapi, hal tersebut dilakukan dengan sangat hati-hati, selektif dan cermat dalam pemilihan startup yang akan disuntikkan dana. 

Menurut Mantan CEO Indosat Ooredoo Alexander Rusli yang kini juga merupakan investor. Saat ini masih banyak investor baik di luar maupun dalam negeri yang mencari perusahaan rintisan untuk disuntik dana. Dari hasil penyuntikan dana tersebut, membuat startup semakian besar dan maju.

Tujuan para investor berinvestasi ke startup adalah karena menurut mereka startup tahan terhadap dampak pandemi. Adapun tujuan lainnya, selain mencari pendapatan dari non-core bisnis, mereka juga mencari teknologi dan inovasi baru yang mungkin bisa mereka kolaborasikan.

“Mereka akan memilih perusahaan rintisan yang tidak bakar uang dan memiliki profitabilitas yang jelas untuk beberapa tahun kedepan. Seperti startup yang mengerjakan segmen business to business,” kata Alexander Rusli.

Sumber: liputan6.com

Sumber foto: Photo by Austin Distel on Unsplash