Startup

Apasih Untungnya Ikut Startup ?

Memulai bisnis startup jauh lebih mudah dibanding memulai bisnis konvensional. Hal ini berkat kemajuan teknologi dan juga regulasi dari pemerintah yang kini menjadi lebih mudah. Bukan hanya itu, perusahaan startup kini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengusaha. Meski semuanya lebih mudah, masih banyak juga generasi millennial yang masih takut untuk memulai dan terjun di dunia bisnis startup. Kebanyakan dari mereka justru lebih memilih bekerja atau membuka bisnis konvensional dengan produk fisiknya yang bisa terlihat. Berikut beberapa keuntungan menjalankan bisnis startup.

1. Tidak membutuhkan lokasi yang telalu strategis

Menurut On Startups, perusahaan rintisan tidak memerlukan lokasi yang tepat dan strategis untuk memulainya. Karena modal utama dari jenis bisnis startup adalah internet yang tidak mengenal ruang dan waktu. Dengan begini kita tidak perlu khawatir untuk biaya kantor yang mahal untuk tempat kerja.

2. Bisnis startup memiliki pasar yang lebih luas

Bisnis startup memiliki modal utama yaitu Internet dan teknologi. Hal inilah yang membuat bisnis startup tidak memiliki batas, dari lokasi maupun jarak. Sehingga, seluruh target pasar kita, di mana pun mereka berada, bahkan hingga di seluruh dunia dapat melihat produk yang kita jual. Hal ini tentu dapat membedakan kita jika memilih bisnis konvensional yang hanya bertumpu di satu lokasi saja, sehingga target pasar lebih terbatas karena letak geografis yang tidak mampu mencangkup seluruh wilayah.

3. Memerlukan modal yang relatif lebih rendah

Karena dengan membuat startup, kita tidak perlu mengeluarkan biaya yang banyak untuk beberapa keperluan seperti sewa tempat, belanja barang fisik dan sumber daya manusianya. Kita sering mendengar bahwa salah satu kendala seseorang sulit membuka usaha adalah keterbatasan modal. Namun, hal seperti itu sudah bisa sedikit teratasi dengan munculnya model perusahaan rintisan.

4. Ilmu startup dapat ditemukan dimana saja

Semakin berkembangnya perusahaan rintisan yang sukses di seluruh dunia, banyak dari mereka membagikan pengalaman dan ilmunya dalam membangun sebuah usaha ini. Hal tersebut bisa kita dapatkan dari berbagai sumber seperti media sosial, Youtube dan portal berita.

5. Memberikan solusi di masyarakat

Menjalankan bisnis startup, kita mendapatkan keuntungan yang cukup besar dan bisa membantu orang lain mendapatakan solusi dari setiap masalahnya. Misalnya saja, startup transportasi seperti UBER yang membantu orang lain untuk menemukan transportasi yang mudah. Di mana, orang-orang tidak perlu lagi menunggu alat transportasi jauh dari rumahnya. Hanya dengan memesan lewat aplikasi, driver akan menjemput penumpang.  Selain itu, kita juga bisa memberikan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Indonesia.

6. Merubah pandangan semua orang terhadap hal sepele

Dengan memulai bisnis startup berarti kita dituntut untuk terus berpikir kreatif dan membuat inovasi-inovasi baru. Melalui kreativitas dan innovasi inilah kita dapat mengubah hal kecil yang sebelumnya dipandang sebelah mata oleh orang-orang, namun menjadi sesuatu yang membuat masyarakat bergantung padanya. Salah satu contoh adalah ojek. Sebelum GRAB hadir, transportasi yang satu ini dipandang sebelah mata oleh sebagian orang. Tetapi hari ini ada jutaan orang Indonesia yang bergantung olehnya.

Read More
Startup

Di Era New Normal Startup Dapat Memanfaatkan Peluang Baru

Pemerintah telah memberikan panduan dalam menghadapi dan menjalani “New Normal”. Menyikapi hal ini, Pandu P. Sjahrir selaku Presiden Komisaris SEA Group menyebut New Normal merupakan realitas yang harus dihadapi oleh semua pihak, termasuk oleh masyarakat luas dalam kehidupan sosialnya sehari-hari dan juga dalam dunia usaha.

“New Normal (kenormalan baru) berarti New Reality (realitas baru). Harapan saya dengan New Normal ini kita lebih mempunyai empati dan perhatian terhadap kesehatan dan juga lingkungan yang lebih sehat”, ujar Pandu melalui keterangan tertulis.

Salah satu panduan menghadapi dan menjalani New Normal tercantum di dalam Keputusan Menteri Kesehatan tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi.

Pandu, yang banyak menggeluti investasi untuk dunia startup, menyatakan New Normal merupakan peluang baru yang dapat dimanfaatkan oleh startup. Pandu menilai, nantinya startup harus mencari solusi di tengah kondisi New Normal tersebut.

“Paling simpel adalah beberapa kondisi seperti UMKM yang sekarang harus mulai menjual barangnya melalui eCommerce, pelajar harus mulai terbiasa belajar online, kemudian restoran harus mulai fokus ke urusan food delivery, sehingga harus menggunakan dapur utama atau central kitchen. Semua ini adalah peluang baru yang harus bisa ditangkap oleh pebisnis,” tutur Pandu lebih lanjut.2 dari 3 halaman

Selain itu, menuru Pandu, peluang untuk dunia startup dan UMKM akan sangat besar karena perubahan perilaku orang dari offline ke online diyakini akan semakin besar.

Pandu juga percaya akan ada adopsi masif sistem online di sektor perdagangan. Oleh karena itu, Pandu menekankan bahwa peluang ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.

“UMKM harus melihat efek-efek langsung dari perilaku konsumen dengan adanya efek PSBB dan WFH selama tiga bulan ini. Bisnis itu harus bisa terus merasakan perilaku konsumennya, termasuk efek New Normal kepada masyarakat dan pola konsumsinya,” tambah Pandu.

Sumber : liputan6.com

Read More